Manfaat dan Contoh Permainan Edukatif untuk Anak Usia Dini

No Comments
Di usia dini, merangsang kecerdasan si kecil melalui berbagai macam cara penting untuk dilakukan orang tua. Ada banyak contoh permainan edukatif untuk anak usia dini yang bisa Anda terapkan untuk melatih kecerdasannya serta memberikan beberapa manfaat lainnya. Apa saja manfaat dari bermain permainan edukatif itu ? Apa contoh permainannya ?


1. Kemampuan Memecahkan Masalah
Salah satu manfaat dari bermain permainan edukatif untuk anak adalah mereka bisa memecahkan masalah sejak dini. Ada banyak contoh permainan edukatif yang bisa Anda berikan seperti permainan blok. Anda bisa membuat sebuah pola menggunakan blok dan pintalah si kecil untuk membuat bloknya sendiri.

Contoh permainan lain yang berguna untuk mengasah kemampuan memecahkan masalah si kecil adalah mencocokkan gambar, Anda bisa membuat gambar bentuk dengan sejumlah kartu dan minta si kecil untuk memasangkannya atau menyebutkan namanya. Dengan begitu, si kecil akan bisa berlatih memecahkan masalah dan menemukan jawaban sejak dini.

Selain itu, Anda juga bisa memberikan permainan mencocokkan gambar untuk si kecil. Buatlah gambar yang berbeda dengan jumlah masing-masing dua hingga empat buah. Biarkan mereka mencari gambar yang sama dan kalau dia kesulitan, tak ada salahnya Anda memberikan contoh.

2. Kemampuan Berpikir
Selain itu, dengan memberikan permainan edukatif pada anak sejak dini, si kecil akan lebih terasah kemampuan berpikirnya. Tentu saja, hal ini bisa membuat si kecil berpikir lebih strategis dan masuk akal. Ada banyak contoh permainan edukatif untuk anak usia dini guna melatih kemampuan berpikirnya ini.

Misalnya saja bermain puzzle. Permainan ini sekilas memang sederhana. Namun, melakukannya bisa merangsang kecerdasan visual spasial si kecil. Permainan ini bisa Anda berikan untuk anak yang berusia 2 tahun ke atas. Tak usah bentuk yang rumit. Cukup bentuk sederhana seperti lingkaran dan persegi saja sudah cukup.

3. Kemampuan Konsenstrasi
Dengan memberikan permainan edukatif pada si kecil, kemampuan konsentrasinya juga bisa terasah. Ada banyak model permainan edukatif yang mampu mengasah kemampuan konsentrasi si kecil. Contohnya saja permainan menyusun balok. Mintalah si kecil untuk menyusun balok setinggi-tingginya.

Dengan begitu, si kecil bisa mengasah kemampuan mengingat. Mereka akan mengingat segala proses yang dilakukan secara bertahap dan terus menerus. Hal inilah yang akan membantunya dalam mengasah memori. 

4. Kemampuan Mengingat
Selain itu, memberikan permainan edukatif kepada si kecil juga bisa meningkatkan kemampuan mengingat anak. Ada banyak jenis permainan edukatif yang bisa mengasah kemampuan ini juga. Tak usah jauh-jauh, cukup dengan permainan mengingat suara hewan saja. Anda hanya perlu menunjukkan gambar hewan tertentu pada si kecil.

Setelah itu, cobalah contohkan suaranya. Jika sudah, coba minta si kecil untuk menirukan bagaimana suara hewan tersebut. Kalau mereka kesulitan, tak ada salahnya Anda membantunya mengingat dan menirukan suara hewan lainnya. Namun, cobalah lakukan secara berulang agar mereka bisa lebih ingat akan hal tersebut. 

5. Mengorganisir Gerak Motorik
Permainan edukatif yang diberikan pada si kecil juga bisa menjadi pengorganisir gerak motoriknya. Contoh jenis permainan ini adalah permainan mencocokkan bentuk dan mengenali bentuk dan ukuran. Selain itu, bermain blok-blok kayu juga akan bisa membantu mengorganisir keseimbangannya.

Memberikan permainan edukasi pada si kecil sejak dini sangat berguna untuk menstimulasi dan membantu si kecil bereksplorasi. Ada banyak contoh permainan edukatif untuk anak usia dini yang bisa Anda beri. Namun, jangan lupa untuk tetap dampingi si kecil dalam memainkannya, ya ! 
Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar

Posting Komentar