Anak Anda sering bermasalah dengan kesehatan setelah jajan di sekolah?  Wah, bisa jadi itu karena jajanan anak yang dijual tidak sehat. Bisa karena mengandung bahan kimia ataupun proses pembuatannya yang tak higienis. Nah, untuk menghindari masalah seperti ini, ada baiknya Anda membuatkan bekal untuk anak Anda.

Membuat bekal itu sebenarnya tidaklah sulit. Memang, Anda harus bangun lebih pagi untuk menyiapkannya, tapi demi buah hati bukannya itu tak jadi masalah. Anda tak pernah membuatnya ? Tenang, ada resep yang bisa Anda coba, kok! Tak perlu resep yang ribet, yang simpel saja sudah cukup.

1. Stik Keju


Salah satu menu yang bisa Anda coba untuk bekal sehat anak Anda adalah stik keju. Membuatnya tidaklah sulit. Selain itu, camilan yang satu ini juga menyehatkan. Bagaimana cara membuatnya ?

Bahan :
  • Mentega secukupnya
  • 1 balok keju
  • 2 butir telur
  • Tepung terigu secukupnya
  • Tepung roti secukupnya
  • Minyak untuk menggoreng

Cara Membuat :
  1. Potong-potonglah keju menjadi bentuk yang memanjang
  2. Setelah itu, balurkan keju dengan tepung hingga rata. Lakukan berulang hingga seluruh keju habis
  3. Balut keju dengan telur dan gulingkan pada tepung roti
  4. Setelah itu, goreng hingga matang. Angkat dan sajikan.

2. Roti Panggang Kaya Rasa


Menu selanjutnya malah jauh lebih mudah dalam membuatnya. Meski mudah, jangan remehkan khasiatnya. Menu yang satu ini mengandung banyak karbohidrat serta berbagai nutrisi lainnya yang diperlukan tubuh.

Bahan : 
  • 4 buah roti tawar kotak
  • Mentega secekupnya
  • Selai (Boleh rasa apa saja)
  • Buah stroberi
  • Kacang tanah yang telah disangrai

Cara Membuat :
  1. Panggang roti tawar hingga kecoklatan
  2. Bila sudah matang, olesi dengan mentega dan selai yang buah hati Anda suka
  3. Potong dadu kecil-kecil buah stroberi lalu tabur di atas roti tawar panggang. Begitu juga dengan kacang tanah yang telah disangrai. Taburkan di atas roti tawar tersebut. U
  4. Ulangi proses mengoles selain dan margarin pada helai roti tawar selanjutnya dan tangkupkan di atas roti tawar yang telah ditambah stroberi dan kacang. Selesai.

3. Telur Orak-arik Mayo


Menu berikutnya juga tak kalah sehat. Sebab, menu ini terbuat dari telur yang kaya akan berbagai nutrisi yang diperlukan tubuh untuk pertumbuhan. Cara membuatnya juga tak terlalu sulit. Lihatlah di bawah ini dan langsung terapkan !

Bahan :
  • 2 butir telur ayam
  • 1 sdt mayones
  • ¼ sdt merica putih bubuk
  • 1 sdm mentega 

Cara Membuat :
  1. Aduk rata telur ayam, mayones dan merica putih.
  2. Panaskan mentega di dalam wajan anti lengket menggunakan api sedang. Bila sudah panas, masukkan telur yang sudah dicampur dengan mayones dan merica ke dalamnya.
  3. Diamkan sejenak hingga warna pinggirannya agak kecoklatan lalu balik.
  4. Setelah itu, diamkan lagi hingga matang
  5. Angkat dan sajikan. 
  6. Untuk hasil lebih manis, Anda bisa menambahkan hiasan di atasnya seperti mayones ataupun potongan kentang.

Nah, tak sulit kan membuat jajanan anak yang cocok dibawa sebagai bekal ? Makanan yang Anda buat sendiri pastinya lebih terjamin kesehatannya. Sebab, Anda menggunakan bahan berkualitas. Salah satu bahan yang wajib Anda gunakan adalah Blueband Cake and Cookie yang cocok untuk segala jenis makanan yang Anda siapkan.
Read More

Salah satu mimpi buruk yang ditakuti oleh setiap ibu hamil adalah mengalami keguguran. Ketakutan tersebutlah yang seharusnya membuat para ibu hamil harus lebih waspada apalagi ketika memasuki trimester pertama kehamilan. Ada banyak yang mesti diperhatikan dan dihindari. Berikut ini tips hindari keguguran ketika usia kehamilan memasuki masa rawan.

1. Perhatikan Asupan Gizi
Menjaga kesehatan janin sangat perlu dilakukan ketika usia kehamilan memasuki masa rawan. Memenuhi asupan gizi harus mendapatkan fokus penuh. Salah satu kandungan gizi yang harus didapatkan ibu hamil pada periode tersebut adalah asam folat. Asam folat sendiri bisa didapatkan dari susu khusus ibu hamil hingga sayuran hijau seperti brokoli maupun bayam.

2. Kurangi Berhubungan Badan
Sebenarnya berhubungan badan masih diperbolehkan ketika ibu hamil. Hanya saja, hubungan badan ketika usia kehamilan memasuki masa rawan harus dikurangi frekuensinya. Apabila terlalu sering maka bisa membuat keguguran spontan pada ibu hamil. Hal ini disebabkan karena usia janin yang masih terlalu muda untuk mendapatkan banyak rangsangan

3. Pilih Posisi Ketika Berhubungan Badan
Setelah mengurangi frekuensi berhubungan badan maka hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah posisi ketika melakukan hubungan badan. Para pakar sangat menyarankan agar ibu hamil tidak di posisi bawah si pria. Ditakutkan bahwa posisi ini akan sangat menganggu janin yang masih muda dan rawan terhadap setiap gerakan yang berlebihan. 

4. Hindari Stres
Stres adalah kondisi dimana pikiran seseorang menjadi tidak stabil. Kondisi ini seringkali berefek langsung pada kesehatan tubuh yang turun drastis. Fakta inilah yang berbahaya apabila dialami ibu hamil. Seringkali stres membuat ibu hamil kehilangan nafsu makan, kontraksi otot dan akhirnya memberikan efek langsung pada kandungan menjadi berbahaya.

Mengendalikan stress pada ibu hamil sangat dianjurkan apalagi efek samping hamil seringkali menimbulkan banyak hal negatif. Mulai dari rasa lelah yang luar biasa hingga rasa sakit yang seringkali dirasakan sepanjang waktu. Kondisi ini harus bisa dikendalikan dengan meminta bantuan dari orang sekitar agar selalu bisa menjaga mood dari sang ibu agar selalu baik. 

5. Hindari Pakaian Terlalu Ketat
Ternyata pakaian yang dikenakan juga memberikan efek terhadap janin yang dikandung. Pakaian yang tidak nyaman atau terlalu ketat akan membuat perkembangan janin terganggu. Hal inilah yang membuat para ibu hamil terutama mereka yang memasuki usia rawan harus lebih bijaksana menggunakan pakaian. Memilih pakain yang nyaman dan lebih longgar adalah pilihan terbaik.

6. Hindari Olahraga Berat
Usia kehamilan yang rawan membuat apapun yang dilakukan oleh sang ibu sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan janinnya. Aktivitas fisik yang berlebihan dipastikan akan membuat kondisi janin menjadi tidak stabil. Berangkat dari hal inilah, para ibu hamil harus menghindari olahraga berat. Terutama dengan pergi ke tempat fitnes yang menyediakan fasilitas tersebut.

Menjaga tubuh agar selalu sehat dan bugar memang penting bagi ibu hamil tapi dengan cara yang benar. Melakukan olahraga yang berat malah akan menjadi sebaliknya. Kondisi ibu hamil akan menjadi turun dan kondisi terburuknya bisa mengalami keguguran yang tidak disadari.

7. Jangan Sembarangan Meminum Suplemen
Menjadi ibu hamil memang sangat menguras tenaga. Kondisi inilah yang membuat banyak ibu hamil di luar sana membutuhkan tambahan energi dengan mengonsumsi suplemen. Sayangnya cara ini tidak dianjurkan karena tidak semua kandungan yang dimiliki suplemen itu aman bagi ibu hamil. Sangat dianjurkan bagi ibu hamil untuk tidak sembarangan meminum suplemen.

Sebenarnya ada cara yang lebih baik lagi sekaligus yang lebih aman. Cara tersebut adalah dengan berhenti terlebih dulu mengonsumsi suplemen ketika hamil. Gantilah energi yang terkuras saat hamil dengan sesuatu yang lebih aman. Sebut saja seperti minum susu khusus ibu hamil hingga mengonsumsi sayuran.

Bagi Anda yang sedang memasuki usia kehamilan di masa rawan maka harus memperhatikan poin-poin yang telah dijelaskan di atas. Apalagi banyak kasus ibu hamil yang mengalami keguguran karena kesalahan yang tidak ia sadari. Jangan sampai musibah ini terjadi dengan Anda dan buah hati Anda tercinta.
Read More